Abstract :
DAMRI Yogyakrta adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara yang menyediakan jasa angkutan penumbang dan barang yang diberi tugas untuk menjalankan trayek yang sudah ditentukan oleh negara, dimana pada setiap trayek yang sudah ditentukan harus dijalankan sesuai dengan jadwal trayek. Pada pelaksanaan trayek tersebut sering terjadi kendala baik dari perilaku pengemudi maupun kendala kendaraan sehingga adanya keterlambatan pada saat pelaksanaan trayek tersebut. Peneliti mempunyai pemikiran untuk melakukan penelitian terhadap kendala yang dihadapi oleh DAMRI Yogyakarta dengan membuat aplikasi pemantauan armada untuk membantu Staff Operasional dalam melakukan pengawasa terhadapa armada yang sedang menjalankan trayek dan membantu pengemudi dalam melakukan pelaporan kendala pada saat menjalankan trayek. Proses penelitian ini dilakukan dengan metode Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Metode pengujian yang digunakan yaitu black box testing, uji coba lapangan, dan usability testing dengan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian ini mendapatkan hasil aplikasi Staff Operasional berbasis website dan aplikasi pengemudi berbasis android. Pengujian Bblack box testing yang dilakukan peneliti mendapatkan hasil aplikasi berjalan dengan baik dan benar. Hasil usability testing menunjukkan bahwa aplikasi berbasis website mendapatkan skor sebesar 80,5 dengan tingkat penerimaan Acceptable dan tingkat penilaian A, sedangkan aplikasi berbasis android mendapatkan skor sebesar 81,25 dengan tingkat penerimaan Acceptable dan tingkat penilaian A.