Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
RAHYAKA, PAKSI WIRAPRADHANA IBNU
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2023-08-15 07:41:42
Abstract :
Setiap kendaraan memiliki area yang tidak dapat dilihat oleh pengemudi atau
disebut dengan area Blind Spot. Area blind spot atau daerah titik buta pengemudi
merupakan area penglihatan pengguna jalan yang tidak dapat dilihat atau dijangkau
dengan baik karena terhalang suatu objek. Penelitian berfokus pada kendaraan
dengan bak muatan tertutup sehingga kaca spion bagian tengah terhalang oleh bak
muatannya. Penelitian memberikan informasi terkait cara menganalisa atau
menghindari area blind spot dari kendaraan bak muatan tertutup. Area blind spot
dipengaruhi oleh penambahan panjang rear overhang dan lebar bak muatan sehingga
menyebabkan area blind spot semakin besar. Blind spot yang semakin besar, maka
kecelakaan dijalan raya semakin besar yang diakibatkan oleh pengemudi tidak melihat
kendaraan lain didekatnya.
Penelitian menggunakan metode Grid yang dimodifikasi oleh peneliti, sehingga
peneliti menggunakan metode yang mirip dengan metode Grid. Metode Grid adalah
metode pengambilan data menggunakan kotak-kotak bayangan yang diletakkan
disamping kendaraan. Dalam penelitian, peneliti menggunakan alat bantu meteran
untuk mengukur batas blind spot dari kendaraan dengan cara peneliti berdiri sejajar
dengan sumbu 2 dari kendaraan kemudian peneliti bergeser menjauhi kendaraan
sampai pengemudi tidak dapat melihat peneliti dari kaca spion.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin panjang rear overhang
kendaraan maka batas blind spot pada samping dan belakang kendaraan semakin
lebar. Sehingga hal tersebut menyebabkan pengemudi semakin sulit untuk melihat ke
samping dan belakang kendaraan. Agar batas blind spot tidak semakin besar
kendaraan tidak perlu menambah panjang rear overhang dan lebar bak muatan.