Abstract :
Pertumbuhan kendaraan semakin meningkat setiap tahunnya terutama
pada negara dengan populasi manusia yang banyak salah satunya adalah
Indonesia yang juga merupakan negara berkembang yang pastinya dengan
perkambangan tersebut maka makin banyak juga jumlah moda transportasi guna
mendukung perkembangan negara tersebut. Semakin banyaknya kendaraan yang
berada di jalan maka makin besar pula persentase kecelakaan yang ada di jalan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut maka diperlukannya pengujian yang akurat
untuk bisa mengurangi kemungkinan kecelakaan di jalan raya. Pada penelitian ini
berfokus pada pemeriksaan sistem kemudi Gran max tahun 2018 dikarenakan
pada lokasi pengambilan data sendiri banyak pengemudi menggunakan kendaraan
Granmax.
Penelitian ini menggunakan metode Diagnosis dan Prognosis untuk
memeriksa bagian sistem kemudi dari kendaraan Gran max. Pada Diagnosis akan
berfokus pada pemeriksaan gejala yang dialami pada kendaraan . Prognosis
berfokus hasilpemeriksaan dan akan diberikan kesimpulan tentang hal apa saja
yang harus diperbaiki oleh pengemudi kendaraan yang diberikan oleh penguji
kendaraan bermotr.
Dari sample 20 kendaraan, kendaraan yang tidak lulus Diagnosis dan
Prognosis berjumlah 14 kendaraan. Kerusakan kendaraan mayoritas disebabkan
Tierod, diakarenakan pengemudi lalai dalam pelaksanaan perawatan kendaraan
dan juga efek dari jalan pedesaan yang masih banyak berlubang.