Abstract :
Tingginya angka kerusakan jalan raya salah satunya disebabkan oleh
kendaraan overdimensi overloading. Dari data kementerian PUPR tahun 2019 ?
2021 di jalan nasional Brebes ? Semarang dari 266 km jalan nasional, 24,28 km
dalam kondisi rusak ringan dan 1,83 km dalam kondisi rusak berat. Jumlah
pelanggaran overdimensi overloading yang terus meningkat dari tahun 2019 ?
2021 untuk pelanggaran terbanyak yaitu overloading dengan presentasi 80%
berjumlah 7134 kendaraan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan
efektivitas, penanganan dan fasilitas jembatan timbang Tanjung Brebes dalam
mengurangi pelanggaran overdimensi overloading. Metode yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif melalui observasi, kuesioner dan wawancara. Hasil analisis
dapat menunjukan bahwa efektivitas jembatan timbang Tanjung Brebes sebesar
79,1% dikategorikan cukup efektif dalam mengurangi pelanggaran overdimensi
overloading, jumlah pelanggaran paling banyak overloading dengan presentasi
80% dengan jumlah 7134 kendaraan. Fasilitas operasional jembatan timbang telah
sesuai PM 134 tahun 2015, tetapi perlu penambahan fasilitas yang kurang seperti
fasilitas alat pemindai data identifikasi kendaraan, card reader Bukti Lulus Uji
Elektronik (BLUE) dan tempat istirahat pengemudi.
Kata kunci : Jembatan timbang, efektivitas, pelanggaran dan overload.