Abstract :
Peningkatan kendaraan diiringi oleh peningkatan desain kendaraan (lampu DRL). Lampu DRL di sekitar lampu utama memiliki tingkat kecerahan yang tinggi namun mengurangi intensitas cahaya lampu utama, dengan ini dapat mengurangi faktor keselamatan berkendara. Untuk itu dilaksanakan analisis pengaruh penggunaan lampu DRL terhadap faktor keselamatan berkendara, pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor dengan lampu DRL dan tanpa lampu DRL. Metode penelitian ini adalah metode komparatif (perbandingan) dengan 30 sampel. Kriteria sampel telah ditentukan (Purpose Sampling) yaitu kendaraan bus dengan lampu DRL putih .Pengujian lampu DRL dilaksanakan dengan menutup lampu DRL menggunakan isolatip hitam. Dari 30 sampel kendaraan tersebut menyatakan 29 kendaraan mengalami penurunan intensitas lampu utama kanan, 25 kendaraan mengalami penurunan intensitas lampu utama kiri. Saat menggunakan lampu DRL terdapat peningkatan penyimpangan lampu utama kanan 29 kendaraan dan 28 kendaraan pada lampu utama kiri. Analisis data dibuktikan dengan hasil nilai sig SPSS Paired Sample T-test < 0,05 (memiliki perbedaan). Hal tersebut dapat terjadi karena dispersi cahaya lampu DRL dan perbedaan dudukan atau letak dari lampu DRL terhadap lampu utama pada kendaraan bermotor. Oleh karena itu dapat mempengaruhi faktor keselamatan berkendara.