Abstract :
Beberapa kasus kecelakaan di perlintasan sebidang memang murni akibat
pelanggaran pengendara kendaraan motor, roda empat dan pengendara
lainnya. Pelanggaran yang dilakukan pengendara mayoritas menerobos pintu
palang, mengambil dua lajur sehingga membuat arus lalu lintas menjadi
tersendat ketika palang pintu kembali dibuka, melanggar batas palang
perlintasan yang sudah tertutup dengan berhenti di area luar batas palang
perlintasan dan pengendara tidak mengikuti arahan dari petugas lintas
sebidang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik
dan faktor yang mempengaruhi perilaku pengguna jalan pada perlintasan
sebidang dan memberi rekomendasi untuk mengurangi potensi bahaya
kecelakaan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perhitungan
menggunakan regresi linear berganda yang meliputi uji validitas dan uji
realibilitas dan selanjutnya uji regresi berganda yang meliputi uji t, uji f dan
uji koefisien determinasi parsial.
Berdasarkan hasil uji regresi maka diperoleh masing-masing t hitung > t
tabel yaitu faktor usia dengan uji t sebesar t hitung 3,112 > t tabel 0,122 ,
jenis kelamin dengan t hitung 2,424 > t tabel 0,122 , pengalaman dengan t
hitung 2,973 > t tabel 0,122, ketersediaan fasilitas dengan t hitung 3,131 > t
tabel 0,122 dan peraturan dan hukum dengan t hitung 2,113 > t tabel 0,122.
Dan berdasarkan uji f kelima faktor diatas dengan f hitung > f tabel yaitu
4,423 > 1,89 maka dengan demikian bahwa usia, jenis kelamin, pengalaman,
ketersediaan fasilitas, peraturan dan hukum berpengaruh terhadap perilaku
pengguna jalan pada perlintasan sebidang di Kota Tegal.
Kata kunci : faktor perilaku, regresi linear berganda, perlintasan sebidang