Abstract :
Setiap kendaraan barang atau penumpang yang beroperasi dijalan wajib
melaksanakan uji berkala kendaraan bermotor untuk mengetahui apakah
kendaraan tersebut laik jalan atau tidak, Peraturan Meteri 19 Tahun 2021 Tentang
Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor, Pengujian Kendaraan Bermotor Adalah
serangkaian kegiatan menguji dan/atau memeriksa bagian atau komponen
kendaraan bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan dalam rangka
pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan uji berkala kendaraan
bermotor dilaksanakan oleh seorang penguji. Penguji harus memiliki kompetensi
sebagai pertanggung jawaban, kurangnya SDM penguji mengakibatkan kurangnya
kinerja dari seorang penguji karena penguji bekerja tidak sesuai dengan
kompetensi yang dia miliki. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan
menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh dari kompetensi penguji terhadap proporsionalitas. Hasil analisis yang
dilakukan menggunakan Microsoft Excel 2016 menghasilkan nilai significance
0,035 dimana 0,035 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa kompetensi penguji
berpengaruh terhadap proporsionalitas penguji kendaraan bermotor. Nilai
determinasi 0,14 atau 14% yang berarti variabel X dapat menjelaskan variabel Y
sebesar 14% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti jumlah penguji, jenis
kendaraan bermotor wajib uji.