Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
SOLEHUDIN, IKHBAL FIRMANSYAH
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2023-09-08 03:20:04
Abstract :
Kebakaran adalah bencana yang dapat diakibatkan oleh faktor manusia, faktor teknis, maupun faktor alam, dan kejadiannya tidak dapat diprediksi. Kebakaran dapat terjadi akibat membuang kuntung rokok sembarangan, konsleting listrik, ledakan tabung gas, dll. Kebakaran juga dapat terjadi pada kendaraan, salah satu kejadian adalah kebakaran pada kendaraan bus Rosalia Indah yang hangus terbakar, walaupun tidak ada korban pada kejadian tersebut. Diketahui, api berasal dari ruang mesin dan mengakibatkan percikan api. Setelah mencium bau solar yang kuat di kabin, penumpang meminta pengemudi menepi dan segera keluar untuk mengamankan diri. Metode penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Penelitian Research and Development (R&D) pada penelitian ini merupakan metode untuk menghasilkan dan menyempurnakan produk yang pernah diteliti sebelumnya yang hanya memakai satu sensor yaitu sensor asap. Pengujian responsifitas flame sensor dilakukan untuk mengetahui kinerja sensor, dilakukan 5 kali percobaan dengan titik yang berbeda dengan jarak ± 25 cm, semakin besar api yang diuji maka tingkat kesensitifitasan akan semakin meningkat. Responsifitas sensor untuk melakukan pendeteksian asap dengan jarak maksimal terhadap sumber asap dalam penelitian ini yaitu 25 cm membutuhkan waktu 10,2 detik ini menunjukkan penempatan sensor pada jarak 25 cm terhadap sumber masih aman. Tergantung dari asap yang ditimbulkan semakin banyak dan tebal asap yang dihasilkan objek yang diuji maka jangkauan sensor MQ-2 akan semakin jauh. Berarti prototype berjalan sesuai program yang telah di rancang. Uji coba yang dilakukan masing-masing variable sensor dilakukan sebanyak 20 kali dengan jarak 5-25 cm dan menghasilkan rata-rata hasil pembacaan sensor api (flame sensor) , sensor asap & gas (MQ-2), sensor suhu (DHT11), micro servo (motor pintu emergency otomatis), dengan hasil deteksi jarak 5 cm (00,81 detik), 10 cm (00,94 detik), 15 cm (01,10 detik), 20 cm (01,25 detik), 25 cm (01,53 detik) dan tingkat akurasi dari kinerja alat saat bekerja adalah 100%.