Abstract :
Analisis keselamatan pejalan kaki di kawasan sekolah merupakan suatu kajian
yang sangat penting untuk mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan
pejalan kaki khususnya siswa-siswa sekolah sebagai pejalan kaki di kabipaten
Jepara. Kawasan sekolah yang berada di jalan raya jepara-kudus KM 15
merupakan kawasan sekolah yang berada pada jalan kolektor primer dimana
jalan tersebut dilalui kendaraan-kendaraan besar karena jalan tersebut
merupakan jalan penghubung antara jepara ? pati, jepara-demak dan jepara
kudus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko dan
mengkontrol risiko yang ada pada kawasan sekolah di jalan raya jepara-kudus
KM 15. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode HIRARC
(Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Metode ini dimulai
dengan mengidentifikasi bahaya dan risiko yang ada di kawasan sekolah,
selanjutnya berdasarakn hasil identifikasi dilakukan penilaian dan
pengendalian risiko.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pada kawasan sekolah di jalan
raya jepara-kudus KM 15 terdapat 4 lokasi yang menjadi objek pengamatan.
Hasil identifikasi menunjukan bahwa sumber bahaya disebabkan oleh 2
faktor, manusia dan perlengkapan jalan. Hasil penilaian risiko menunjukan
bahwa risiko ekstrem (extreme risk)terjadi dengan 8 sumber bahaya, risiko
tinggi (high risk) dengan 4 sumber bahaya, dan risiko sedang (moderate risk)
dengan 5 sumber bahaya. Oleh karena itu rekomendasi yang diberikan adalah
pengadaan fasilitas penyeberangan, pemasangan rambu, serta sosialisasi
keselamatan pejalan kaki.