Abstract :
Alat pengendali kecepatan (traffic calming) dalam hal ini yaitu Speed Hump
merupakan alat yang dipasang untuk menurunkan kecepatan di suatu ruas jalan
yang memiliki kecepatan eksisting tinggi atau melebihi batas ketentuan kelas jalan,
Alat pengendali kecepatan (traffic calming) biasanya diterapkan di daerah
perumahan, pusat perbelanjaan, dan jalan yang terdapat permukiman dan
sekolahan. Salah satu jenis alat pengendali kecepatan adalah speed hump. Speed
hump sangat cocok di terapakan di suatu ruas jalan yang terdapat kawasan
sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan eksisting dan
mengetahui pengaruh pemasangan tambang kapal sepagai traffic calming dan
speed hump bahan aspal dan karet terhadap penurunan kecepatan, dalam
penentuan kecepatan menggunakan persentil 85, karena pada dasarnya persentil
85 dapat menggambarkan kondisi eksisting, dan dalam penelitian ini bertujuan
untuk menggetahui pemasangan alat pembatas kecepatan model apakah yang
paling efektif sebagai traffic calming. Metode penelitian yang digunakan yaitu
metode eksperimen. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa
pemasangan alat pembatas kecepatan berbahan tambang kapal memiliki
penurunan kecepatan tinggi yaitu sebesar 5,69% untuk sepeda motor arah Barat
ke Timur dan 5,00% untuk sepeda motor dari Timur ke Barat. Sedangkan untuk
mobil memiliki prosentase penurunan 3,23% untuk arah Barat ke Timur dan 3,30
untuk arah Timur ke Barat. Berdasarkan hasil dari survei kecepatan setelah
dipasang alat pembatas kecepatan dari tambang kapal maka total prosentase
penurunannya yaitu untuk sepeda motor sebesar 42,35% dan untuk mobil sebesar
37,64%.