Abstract :
Semakin tinggi tuntutan mobilitas masyarakat untuk memenuhi kebutuhan,
maka semakin besar pula kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi. Seiring
dengan kemajuan teknologi, kini telah berkembang moda transportasi berbasis
online di Indonesia. Kemunculan moda transportasi ini mempengaruhi minat
masyarakat dalam pemilihan moda angkutan konvensional di Kota Tegal yang
menimbulkan persaingan sengit antara kedua moda. Pemilihan moda transportasi
bukan merupakan proses acak, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui karakteristik sosioekonomi dan
perjalanan pelaku perjalanan, faktor yang mempengaruhi pemilihan moda, tingkat
kepuasan, serta model utilitas pemilihan moda antara angkutan online roda empat
dan angkutan kota konvensional di Kota Tegal.
Objek yang diteliti adalah pelaku perjalanan yang menggunakan angkutan
Online roda empat dan/atau angkutan konvensional di Kota Tegal dengan metode
Stated Preference dan teori pemilihan moda model pemilihan diskret. Model
pemilihan moda yang digunakan adalah logit biner. Jumlah sampel ditentukan
dengan probability sampling, dengan cara perhitungan dari Isaac dan Michael,
sebanyak 270 responden dengan ruang lingkup penelitian adalah wilayah Kota
Tegal.
Rekapitulasi karakteristik sosioekonomi diperoleh responden paling banyak
berjenis kelamin perempuan (53%), berusia 18?25 tahun (43%), berpendidikan
terakhir SMA (57%), memiliki pekerjaan sebagai pelajar/mahasiswa (50%), dan
pendapatan ?500.000 (47%) dengan karakteristik perjalanan terbanyak lebih
memilih angkutan Online (63%), maksud perjalanan pendidikan (45%), frekuensi
perjalanan dalam sehari tidak tentu (43%), waktu perjalanan pagi (58%), dan
faktor pertimbangan terbesar adalah kecepatan/waktu tempuh (29%). Faktor
terbesar yang mempengaruhi tingkat kepuasan angkutan Online adalah kondisi
fisik kendaraan (14,13%) dan terendahnya biaya perjalanan (8,64%). Sedangkan
pada angkutan konvensional adalah biaya perjalanan (43%) dan terendahnya
keamanan (9,7%). Persamaan model utilitas pemilihan moda atribut biaya
perjalanan (X1) diperoleh (UAO?UAK) = -0,52855+0,05423?X1, pemilihannya akan
imbang jika mempunyai selisih biaya Rp 9745. Pada atribut waktu tunggu diperoleh
(UAO?UAK) = -0.18068+0.03288?X1, pemilihannya akan imbang jika selisih waktu
tunggu 5,49 menit. Pada atribut waktu tempuh diperoleh (UA ?UAK)= 0.195439+0.029605.?X2,
pemilihannya akan imbang jika mempunyai selisih
waktu tempuh 6,6 menit.