Abstract :
Fasilitas putaran balik atau U-Turn merupakan fasilitas yang digunakan
oleh pengendara untuk melakukan gerakan putar balik menuju rute jalan yang
akan diinginkan. Namun pada jam sibuk atau peak hour, tingginya volume
pergerakan putar balik kendaraan dapat mempengaruhi kinerja ruas jalan akibat
kendaraan yang mengantri pada lajur sehingga menyebabkan kemacetan dan
berpotensi menimbulkan konflik lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kinerja dan konflik lalu lintas pada lokasi fasilitas putaran balik atau
U-Turn yang terdapat di ruas Jalan G. Obos Kilometer 5, Kota Palangka Raya.
Metode yang digunakan dalam menganalisis kinerja lalu lintas
menggunakan perhitungan dan mikrosimulasi oleh software PTV VISSIM 20,
sedangkan analisis konflik lalu lintas menggunakan software SSAM. Peneliti
mensimulasikan 3 simulasi, yang pertama berupa penutupan U-Turn pertama,
kedua berupa penerapan lajur tambahan atau pocket lane sepanjang 30 meter,
dan yang ketiga berupa penerapan lajur tambahan atau pocket lane sepanjang 60
meter. Selanjutnya peneliti melakukan perbandingan kondisi eksisting dengan
ketiga simulasi yang telah dilakukan terkait dengan kinerja dan konflik lalu
lintasnya.
Setelah dilakukan perbandingan kondisi eksisting dengan 3 simulasi,
didapatkan hasil bahwa simulasi ke-3 (tiga) berupa penerapan lajur tambahan atau
pocket lane sepanjang 60 merupakan simulasi terbaik. Terjadi penurunan panjang
antrian pada lajur arah U-Turn, arah lurus, dan di dalam U-Turn masing-masing
sebesar 62,75%, 85,21%, dan 73,92%. Terjadi penurunan tundaan kendaraan
pada lajur arah U-Turn, arah lurus, dan di dalam U-Turn masing-masing sebesar
78,11%, 79,74%, dan 75,25%. Terjadi penurunan konflik lalu lintas sebanyak 324
konflik rear-end, namun terjadi peningkatan 20 konflik crossing dan 25 lane
change.