Abstract :
Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan
disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain
yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda. Untuk
menanggulangi kecelakaan lalu lintas salah satu caranya adalah dengan
memetakan Daerah Rawan Kecelakaan.
Jalan Raya Tajur merupakan daerah rawan kecelakaan dengan penyebab
kecelakaan salah satunya adalah faktor pengemudi / pengguna jalan yang
melanggar batas kecepatan sehingga diperlukan implementasi perangkat
manajemen kecepatan. Manajemen kecepatan yang berkaitan dengan
kontrol lalu lintas diantaranya rambu lalu lintas dan rumble stirp / TRSs
(Tranverse Rumble Strips). Desain penanganan DRK berupa rambu yang
dipasang di 100 meter awal titik blackspot berupa rambu batas kecepatan,
rambu rumble strip dan rambu peringatan, selanjutnya diterapkan TRSs
(Tranverse Rumble Strips) untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna
jalan yang nantinya kecepatan kendaraan akan berkurang secara bertahap.
Sebelum diterapkan pada lokasi yang sesungguhnya, maka perlu dilakukan
uji coba dan dapat dilakukan dengan software VISSIM.
Setelah diterapkan pada VISSIM, didapatkan hasil dari penanganan DRK
yang disertai TRSs yang dapat menurunkan kecepatan kendaraan pada ruas
jalan Raya Tajur , Kota Bogor, Jawa Barat.