Abstract :
Sepeda mulai menjadi tren pada masa pandemi ini. Siswa - siswi di wilayah Slawi
pengikut tren sepeda cukup banyak sekitar 61%. Penelitian ini bertujuan untuk
menegtahui potensi siswa ? siswi untuk melanjutkan tren sepeda, merencanakan
jalur khusus sepeda, mengetahui ruas jalan yang layak di tetapkan sebgai jalur
khusus sepeda, mengetahui tipe jalur khusus sepeda, mengetahui rute jalur
khusus sepeda. Penelitian ini menggunakan software VISSIM untuk melakukan
analisis pada ruas ? ruas jalan yang direncanakan sebagai jalur khusus sepeda.
Dari Sembilan ruas yang direncanakan sebagai jalur khusus sepeda diwilayah
Slawi hanya enam ruas jalan yang layak ditetapkan sebagai jalur khusus sepeda.
Enam ruas jalan yang ditetapkan sebagai jalur khusus sepeda tidak mengurangi
lebar minimal jalur kendaraan bermotor sebesar 3,5 meter. Selain itu level of
servise pada enam ruas jalan yang ditetapkan sebagai jalur khusus sepeda juga
tidak mengalami penurunan. Selain itu, ruas jalan yang direncanakan sebagai jalur
khusus sepeda setelah diadakan jalur khusus sepeda mengalami penurunan
kecepatan pada beberapa ruas jalan. Tipe jalur sepeda pada jalan Flores Baru
yaitu tipe A dengan pembatas bak tanaman, tipe jalur sepeda pada jalan Prof Moh
Yamin yaitu tipe C, tipe jalur sepeda pada jalan AIP Ks Tubun yaitu tipe C, tipe
jalur sepeda pada jalan Ir Juanda yaitu tipe A dengan pembatas kerb, tipe jalur
sepeda pada jalan KH Wahid hasyim yaitu tipe C, tipe jalur sepeda pada jalan Dr
Sutomo yaitu tipe C. terdapat tiga rute jalur sepeda yaitu rute A meliputi jalan Dr
Sutomo, jalan Wahid Hasyim, jalan AIP Ks Tubun, jalan Prof Moh Yamin. Rute B
meliputi jalan Flores Baru dan jalan Prof Moh Yamin. Rute C meliputi jalan Ir
Juanda, jalan AIP Ks Tubun, Jalan Prof Moh Yamin. Selain itu, untuk meningkatkan
daya minat siswa ? siswi dalam bersepeda maka direkomendasikan penerapan
DBS.