Abstract :
PT. Pertamina Patra Niaga Semarang, merupakan salah satu perusahaan
yang bergerak dalam bidang Pendistribusian Bahan Bakar Minyak yang memiliki
banyak faktor bahaya dan melibatkan manusia, peralatan dan lingkungan. Tujuan
penelitian ini untuk mengidentifikasi kejadian risiko pada kegiatan Loading dan
Unloading yang telah terjadi di PT. Pertamina Patra Niaga, menganalisis Risiko
Pada kegiatan Loading dan Unloading dengan Fault Tree Analysis dan Event Tree
Analysis, serta Memberikan usulan tindakan perbaikan terhadap Kejadian Risiko
pada Kegiatan Loading dan Unloading.
Berdasarkan data yang didapat dari wawancara dengan pelaku distribusi
yaitu Awak Mobil Tangki (AMT) sebanyak 50 orang terdapat 270 kejadian risiko
yang diklasifikasikan sesuai jenis kegiatannya menjadi 2 klasifikasi dengan 15
variabel risiko . terdapat 4 variabel risiko tertinggi yang dianalisa dengan Fault
Tree Analysis (FTA) dan Event Tree Analysis (ETA) yang didukung dengan
kuisioner pivotal event sehingga dari metode FTA didapatkan 39 basic event,
sedangkan dari metode ETA didapatkan probabilitas konsekuensi masing-masing
dampak.
Hasil penelitian ini adalah Tingkat risiko sangat tinggi yaitu pada kejadian
risiko mobil tangki rusak saat unloading dengan nilai frekuensi 1,08 dan nilai
probabilitas konsekuensi 0,4356. Tingkat risiko tinggi yaitu pada kejadian risiko
mobil tangki rusak saat loading dengan nilai frekuensi 0,78 dan nilai probabilitas
konsekuensi 0,468. Tingkat risiko tinggi juga terdapat pada kejadian risiko mobil
tangki mengalami tumpahan saat loading dengan nilai frekuensi 0,6 dan nilai
probabilitas konsekuensi 0,324. Tingkat risiko sedang yaitu pada kejadian risiko
selang rusak saat loading dengan nilai frekuensi 0,46 dan nilai probabilitas
0,1196. Dari hasil penelitian ini akan dilakukan tindakan untuk memberikan solusi
sebagai langkah antisipasi terjadinya kejadian risiko.