Abstract :
Berdasarkan data dari WHO (World Healt Organization) tahun 2015
menunjukkan kecelakaan pada malam hari, yaitu saat pencahayaan kurang adalah
sekitar 55%, sedangkan kecelakaan pada siang hari 45%. Intensitas cahaya dari
lampu utama yang terlalu tinggi pada saat dua mobil berpapasan juga dapat
mengakibatkan kecelakaan karena pengemudi silau dan sulit mengenali jalan serta
objek di sekitar mobil.
Metode Penelitian yang digunakan pada Penelitian ini adalah Research and
Development yang merupakan metode untuk menghasilkan sebuah produk. Uji
coba produk sangat menentukan berhasil atau tidaknya alat yang telah dirancang
peneliti. Prosedur yang dilaksanakan dalam penelitian ini mengadaptasi pada
model pengembangan Analize, Design, Development, Implementation and
Evaluation (ADDIE)
Rancang bangun alat pengatur lampu secara otomatis mikrokontroler
berbasis arduino uno dapat terealisasi menjadi sebuah alat yang dapat
diaplikasikan dan disimulasikan pada peraga kendaraan toyota avanza. Fungsi
kerja rancang bangun alat pengatur lampu secara otomatis mikrokontroler
berbasis arduino uno dapat diperoleh dengan pembacaan intensitas cahaya oleh
light sensor BH 1750. Data tampilan melalui LCD monitor sebagai out put dari data
yang dihasilkan oleh arduino uno berupa nilai besaran intensitas cahaya yang
masuk atau ditangkap oleh light sensor BH 1750.