Abstract :
Kendaraan bermotor angkutan barang merupakan salah satu transportasi
yang dijadikan mobilitas dan konektivitas berbagai elemen sendi perekonomian
secara efesien dan maksimal. Intensitas penggunaan kendaraan Penelitian ini
dillakukan terhadap kendaraan angkutan barang (pick up) dengan
menggunakan metode kuantitatif berjenis penelitian korelasional dengan teknik
regresi linear yang tinggi menyebabkan kendaraan bermotor menempuh jarak
cukup jauh sehingga terdapat komponen ? komponen pada kendaran
mengalami keausan atau kinerja dari mesin kendaraan mengalami penurunan
keoptimalannya. Kesadaran akan pentingnya melakukan perawatan kendaraan
tampaknya belum menjadi kebiasaan masyarakat terutama bagi pemilik
kendaraan angkut barang yang notabene mendapat porsi kerja mesin lebih dari
pada jenis kendaraan pribadi lain.
berganda berupa Observasi langsung dan pengambilan data menggunakan
kuesioner. Adapun data dari penelitian ini adalah jarak tempuh dan perawatan
kendaraan sebagai variabel independent, hasil uji emisi gas buang sebagai
variabel dependent. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan aplikasi
SPSS untuk menguji hubungan secara linear antara variabel independent dan
variabel dependent nya.
Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan secara simultan antara
variabel independent dengan variabel dependent dengan nilai signifikansi 0,000
<0,05 dan didapatkan persamaan regresi Y(CO)= 1,852e ? 16 + 0,367X1 ?
0,413X2, Y(HC)= Y= 6,890e ? 17 + 0,506X1 ? 0,187X2. Dapat disimpulkan
bahwa semakin jauh jarak yang ditempuh oleh kendaraan makan semakin tinggi
emisi gas buang yang dihasilkan, dan semakin kecil persentase perawatan
kendaraan maka semakin tinggi emisi gas buang yang dihasilkan.