DETAIL DOCUMENT
KESELAMATAN PENYEBERANGAN PEJALAN KAKI DI PERSIMPANGAN (STUDI KASUS : SIMPANG PASAR KEBONAGUNG DAN SIMPANG APOTEK YAP, KOTA PASURUAN)
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
ISTIGHFARIN, AULYA
Subject
TE Highway engineering. Roads and pavements 
Datestamp
2022-08-10 01:17:29 
Abstract :
Persimpangan di asosiasikan dengan tingginya resiko kecelakaan pejalan kaki karena menjadi titik persinggungan kendaraan dan pejalan kaki. Pergerakan kendaraan dan pejalan kaki berpotensi menimbulkan konflik sehingga diperlukan metode untuk mengatur pergerakan dan memberikan perlindungan kepada pejalan kaki sebagai pengguna jalan yang rentan yaitu dengan manajemen sinyal lalu lintas. Waktu izin pejalan kaki merupakan parameter desain utama untuk memastikan penyeberangan pejalan kaki yang aman. Berdasarkan data Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pejalan kaki di Kota Pasuruan pada tahun 2018 hingga tahun 2021 tercatat jumlah kecelakaan pejalan kaki sebanyak 154 kejadian dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 74 korban. Hal tersebut menjadi dasar penelitian yang bertujuan menganalisis karakteristik pejalan kaki, kondisi eksisiting dan rekomendasi untuk meningkatkan keselamatan penyeberangan pejalan kaki di Simpang Pasar Kebonagung dan Simpang Apotek Yap. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis karakteristik pejalan kaki, analisis pemodelan lalu lintas menggunakan software Vissim, analisis penentuan pengendalian persimpangan dan analisis pedestrian clearance time di Jepang. Hasil analisis karakteristik pejalan kaki di Simpang Pasar Kebonagung terdiri dari 1.035 pejalan kaki dengan kecepatan rata-rata 101,6 m/menit, dengan komposisi 52% pejalan kaki laki-laki dan 90% menyeberang secara berkelompok serta 59% berjalan dengan membawa barang. Arus pejalan kaki tertinggi 3,23 orang/m/menit, kecepatan rata-rata ruang tertinggi 20.734,151 (m/menit), dan kepadatan tertinggi 0,00018 (orng/m2). karakteristik pejalan kaki di Simpang Apotek Yap terdiri dari 997 pejalan kaki dengan kecepatan rata-rata 93,8 m/menit, dengan komposisi 55% pejalan kaki laki-laki dan 91% menyeberang secara berkelompok serta 56% berjalan dengan membawa barang. Arus pejalan kaki tertinggi 3,117 orang/m/menit, kecepatan rata-rata ruang tertinggi 19.118,834 (m/menit), dan kepadatan tertinggi 0,00020 (orng/m2). Hasil analisis kinerja simpang Pasar Kebonagung menggunakan software Vissim diperoleh kinerja C untuk simpang Pasar Kebonagung dengan tundaan selama 26,71 detik dan kinerja D untuk simpang Apotek Yap dengan tundaan selama 42,45 detik. Berdasarkan analisis penentuan pengendalian persimpangan, didapatkan jenis pengendalian simpang tidak sebidang. Oleh karena itu perlu dilakukan penyesuaian pengendalian persimpangan agar simpang menjadi lebih optimal dan berkeselamatan untuk pejalan kaki dengan rekomendasi pengaturan waktu penyeberangan pejalan kaki (clearance time). Kata Kunci : Pejalan Kaki, Simpang Bersinyal, Waktu Penyeberangan Pejalan Kaki. 
Institution Info

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan