Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
SAPUTRA, ACHMAD MUZAKI ADI
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2023-10-27 04:22:48
Abstract :
Di Indonesia pada masa sekarang ini penyediaan fasilitas lajur khusus sepeda di
kota-kota besar memang sudah mulai terbangun termasuk kota Yogyakarta,
namun pada kenyataanya keselamatan pesepeda belum terjamin, terbuktinya
bahwa angka kecelakaan yang melibatkan pesepeda adalah 4,8 % dari 21.443
menurut data IRSMS POLRI. pada penelitian ini dilakukan Inspeksi Keselamatan
Jalan pada tiga ruas jalan yang memiliki lajur khusus sepeda di kota Yogyakarta,
yang merupakan rute berbahaya (Black route) yaitu ruas jalan Hos Cokroaminoto,
ruas jalan Jendral Sudirman dan ruas jalan Brigjen Katamso untuk mengidentifikasi
bahaya dan resiko yang timbul di ruas jalan tersebut.
Metode yang digunakan untuk menilai tingkat risiko dalam penelitian ini adalah
hazard identification risk assessment and risk control (HIRARC) yang digunakan
untuk menilai tingkatan risiko dalam penilaian ini, berdasarakan perbandingan
tingkat kemungkinan terjadinya suatu resiko (occurrence) dengan tingkat
keparahan terjadinya risiko (severity) yang dikemukakan dalam AS/NZS
4360:2004.
Hasil pengkatagorian risiko bahaya pada tiga lokasi penelitian yaitu ruas jalan Hos
Cokroaminoto STA 400-500 terdapat 8 potensi bahaya dengan tingkat risiko 1
rendah (low), 2 sedang (moderate), 1 tinggi (hight) dan 4 sangat berbahaya
(extreme), kemudian pada ruas jalan Jendral Sudirman STA 400-500 terdapat 8
potensi bahaya dengan tingkat risiko 1 rendah (low), 3 sedang (moderate), 1 tinggi
(hight) dan 2 sangat berbahaya (extreme) dan pada ruas jalan Brigjen Katamso
STA 1400-1500 terdapat 8 potensi bahaya dengan tingkat risiko 1 rendah (low), 2
sedang (moderate), 1 tinggi (hight) dan 4 sangat berbahaya (extreme). Dari hasil
penilaian risiko bahaya pada lajur khusus sepeda tersebut telah disusun
rekomendasi pengendalian risiko bahaya sebagai rekomendasi untuk
meningkatkan keselamatan pada lajur khusus sepeda.