Abstract :
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menentukan rute evakuasi korban
kecelakaan lalu lintas pada ruas jalan rawan kecelakaan. Lokasi penelitian di
Wilayah Kota Yogyakarta. Di Kota Yogyakarta memiliki program SPGDT dan pada
SPGDT tersebut ternyata belum tersedia rute evakuasi yang memudahkan dan
mempercepat proses penanganan korban kecelakaan.
Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan metode perbandingan. Ruas
jalan sebagai bahan penelitian merupakan 3 ruas jalan rawan kecelakaan tertinggi.
Penelitian ini menggunakan teknik Moving Car Obsever untuk menentukan area
pelayanan kesehatan dan menentukan rute evakuasi korban kecelakaan lalu lintas
dengan variable panjang rute, waktu tempuh, kondisi permukaan jalan dan potensi
hambatan dengan metode perbandingan.
Hasil penelitian ini menghasilkan rute optimal evakuasi korban kecelakaan lalu
lintas pada 3 ruas jalan rawan kecelakaan tertinggi, agar penanganan korban
kecelakaan dapat dilakukan dengan cepat serta dapat menjadi masukan untuk
dinas kesehatan dalam melakukan penentuan rute evakuasi korban kecelakaan
pada ruas jalan, sehingga penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan dengan
lebih cepat dan tepat serta korban meninggal di jalan dapat diminimalisir dan
program SPGDT dapat berkembang.