Abstract :
Peningkatan jumlah penduduk yang diikuti dengan peningkatan jumlah
kendaraan pribadi meningkatkan pergerakan manusia. Pertumbuhan pusatpusat
perdagangan dan jasa yang semakin meningkat menarik pergerakan
kendaraan pengunjung ygng berdampak pada peningkatan kebutuhan parkir.
Kondisi tersebut tidak diikuti ketersediaan lahan parkir yang mencukupi
sehingga diperlakukan parkir di badan jalan, salah satunya adalah Jalan Pemuda
di kabupaten Klaten yang termasuk jalan Arteri Sekunder. Permasalahan parkir
di Jalan Pemuda ini merupakan masalah yang kompleks karena sering
menimbulkan kemacetan lalu lintas pada ruas jalan dan menimbulkan potensi
konflik.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kuantitatif yang menjelaskan
lima karakteristik penelitian di dalamnya. Analisis karakteristik dalam penelitian
ini meliputi : geometri ruas jalan, karakteristik lalu lintas, kecepatan kendaraan,
konflik lalu lintas, dan karakteristik parkir di lokasi penelitian.
Hasil dari analisis karakteristik lalu lintas di ketetahui kinerja ruas jalan turun
akibat adanya parkir di badan jalan yaitu 0,73 menjadi 0,76 dengan tingkat
pelayanan turun dari C menjadi D. Sementara itu dari hasil analisis kecepatan
didapatkan hasil kendaraan klasifikasi LV dan HV kecepatan rata-rata tidak
mencapai 30 km/jam yang merupakan kecepatan minimal kendaraan di jalan
arteri sekunder. Hasil analisis konflik didapatkan bahwa terdapat tiga macam
potensi konflik yaitu merging, diverging dan stopping sedangkan dari hasil
perhitungan karakteristik parkir baik sepeda motor maupun mobil mendapati
angka indeks parkir melebihi angka satu artinya kapasitas maksimum
kendaraan parkir tidak dapat memenuhi jumlah kendaraan yang parkir. Dari
beberapa analisis di atas peneliti mengusulkan untuk diadakannya relokasi
parkir di jalan Pemuda.