Abstract :
Keselamatan jalan merupakan mimpi dan tujuan dari bangsa Indonesia.
Hal itu tercermin dari upaya pemerintah mengeluarkan dekade aksi keselamatan
jalan 2011-2035 dengan target mnegurangi angka kecelakaan hingga 80%. Salah
satu upaya yang dilakukan adalah dengan pengaturan pada simpang. Simpang
yang belum ada pengendaliannya tentu banyak terjadi permasalahan seperti
konflik kendaraan dengan kendaraan mauun kendaraan dengan pejalan kaki.
Cara yang digunakan untuk membuktikan pernyataan tersebut adalah
dengan melakukan analisis kinerja simpang pada simpang Gito Gati, Sleman.
Metode yang digunakan dalam analisis kinerja simpang adalah menggunakan
perhitungan pada MKJI dan bantuan software PTV Vissim. Langkah selanjutnya
adalah memberikan rekomendasi dan penanganan dari permasalahan simpang
tersebut yaitu dengan cara menentukan pengendalian simpang yang tepat.
Dengan cara pemasangan sinyal pada simpang Gito Gati, maka perlu dilakukan
penentuan waktu siklus dan jumlah fase di simpang tersebut dengan merubah
pengendalian simpang. Dengan pemasangan sinyal menggunakan waktu siklus
tiga fase, diharapkan mampu meningkatkan keselamatan simpang.
Rekomendasi tersebut disimulasikan dengan menggunakan software PTV
Vissim agar dapat mengetahui pengurangan konflik lalu lintas di simpang tersebut.
Hasil dari simulasi tersebut ternyata efektif mengurangi jumlah konflik dan tetapi
dapat menurunkan tingkat pelayanan dari simpang tersebut. Dari hasil analisis
konflik lalu lintas pada lokasi studi diketahui dampak memberikan rekomendasi
pengaturan yaitu menjadi simpang bersinyal berguna terhadap keselamatan pengguna jalan.