Abstract :
Kondisi jalan yang tidak sesuai dengan standar dapat menimbulkan resiko
kecelakaan lalu lintas sehingga perlu dilakukan studi guna terlaksananya
penanganan yang layak. Studi dimaksudkan untuk mengetahui kategori resiko
beserta tingkat penanganan akibat defisiensi dari infrastruktur jalan dengan
menggunakan formulir inspeksi keselamatan jalan oleh Direktorat Jenderal
Bina Marga. Setiap penyimpangan teknis dibandingkan dengan standar yang
ada. Perbandingan pertama dilaksanakan dengan melakukan perhitungan nilai
resiko secara manual dan menghasilkan nilai resiko dalam kategori rendah.
Perbandingan kedua dilaksanakan dengan menggunakan perhitungan secara
otomatis dengan menggunakan sistem penilaian jalan kolektor yang
berkeselamatan dengan mengunakan star rating berbasis web dan
menghasilkan nilai resiko yang sama yaitu dalam kategori rendah, maka
penilaian jalan kolektor dapat dilaksanakan dengan menggunakan sistem
sehingga proses penilaian menjadi lebih cepat, mudah dan praktis.