Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakang oleh permasalahan pentingnya pendidikan
usia dini mengenai keselamatan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan
pemahaman cara menyeberang jalan dengan menggunakan metode Role Playing
pada siswa kelas 1 SD di SD 5 Pecangaan Kab. Jepara dan untuk mengetahui
peningkatan pemahaman cara menyeberang jalan. Metode penelitian
menggunakan Action Research dengan dua siklus dan metode pembelajaran yaitu
Role Playing.
Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes (Pre-test dan Post-
test) yang sebelumnnya telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Pengujian
persyaratan analisis menggunkan uji normalitas. Teknis analisis data yang
digunakan adalah uji Beda Satu Sampel (Paired Sampel T-test). Berdasarkan hasil
Uji Paired Sampel T-test terlihat pada ouput sig = 0,000<0,05, maka Ho ditolak,
artinya bahwa Pre-Test dan Post-Test memiliki perbedaan dengan kata lain Ha
diterima. Pada penelitian unu Hasil Uji T tersebut menunjukkan bahwa terdapat
perbedaan antara sebelum dilaksanakannya sosialisasi menggunakan metode Role
Playing dan sesudah dilaksanakannya sosialisasi menggunakan metode Role
Playing, terdapat skorperbedaan skor hasil akhir tes pada siklus 2.
Hasil peningkatan Pre-test 1 ke post-test 1 meningkat sebanyak 20,9%
dengan nilai Pre-test 54.55% kategori kurang ke cukup dan mengalami
peningkatan sebanyak 11,55% dengan kategori cukup ke baik dan hasil akhir
siklus 2 meningkat sebanyak 8% dengan nilai Post-test 90% kategori baik. Jadi
dapat disimpulkan bahwa metode Role Playing dapat membantu anak dalam
meningkatkan pemahaman menyeberang jalan melalui metode Role Playing pada
model pembelajaran tematik kelas 1 SD.