Abstract :
Salah satu upaya peningkatan keselamatan di Kabupaten Wonogiri yaitu dapat
dilakukan dengan manajemen lalu lintas pada simpang tiga tugu macan yang
merupakan salah satu lokasi rawan kecelakaan pada Kabupaten Wonogiri.
Pengaturan simpang tiga tugu macan saat ini sudah diatur menggunakan
pengaturan simpang prioritas namun masih memiliki konflik lalu lintas yang
tinggi. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti melakukan penelitian mengenai
analisis konflik lalu lintas guna meningkatkan keselamatan pada simpang tiga
tugu macan Kabupaten Wonogiri. Peneltian ini bertujuan untuk memberikan
penanganan simpang yang dapat mengurangi konflik lalu lintas dan tetap
menjaga kelancaran lalu lintas. Penelitian ini melibatkan kendaraan dan pejalan
kaki.
Metode yang digunakan dalam mengetahui kinerja simpang menggunakan
perhitungan MKJI dan disimulasikan oleh software PTV Vissim 9.0, sedangkan
metode untuk mengetahui konflik lalu lintas yaitu dengan menggunakan software
SSAM. Kemudian mengetahui karakteristik pejalan kaki pada simpang. Langkah
selanjutnya adalah memberikan alternatif penanganan dari permasalahan konflik
lalu lintas dan pejalan kaki yaitu dengan penerapan Apill 3 fase, penerapan Apill
3 Fase Flashing Amber, dan penerpaan Apill 2 Fase. Kemudian untuk fasilitas pejalan kaki menyusuri dengan merekomendasikan fasilitas berupa trotoar,
sedangkan untuk fasilitas pejalan kaki menyeberang dengan merekomendasikan pemasangan cycle time pada Apill bagi pejalan kaki yang hendak menyeberang.
Alternatif penanganan simpang yang dipilih adalah alternatif penanganan penerapan Apill 2 Fase dengan mempertimbangkan tingkat keselamatan dan kelancaran simpang.