Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
BUDI PERMADI, FARIS ALIP PRABOWO
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2023-11-21 01:01:26
Abstract :
Tingkat kecelakaan lalulintas yang terjadi di indonesia semakin tahun semakin
meningkat. Salah satu tempat terjadinya kecelakaan adalah pada persimpangan.
Persimpangan sebidang merupakan daerah yang potensial untuk terjadinya konflik
akibat adanya bermacam jenis pergerakan arus lalu lintas. Overpass Manahan
terdapat persimpang prioritas dimana terdapat ruas jalan mayor antara ruas Jalan
Moewardi dan Jalan Adi Sucipto serta ruas jalan minor MT.Haryono. Konflik yang
sering terjadi di persimpangan ini diakibatkan kendaraan yang melintas dari jalan
minor tidak mendahulukan kendaraan dari jalan mayor. Berdasarkan data yang
diperoleh dari Dinas Perhubungan Kota Surakarta bahwa ada beberapa kecelakaan
di overpass Manahan karena konflik merging.
Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konflik dan gap acceptance
untuk mengukur keselamatan di overpass Manahan. Kinerja simpang overpass
Manahan masih sesuai dengan nilai tundaan 21,05 det/smp termasuk kategori C.
Dilihat dari segi konflik lalu lintas di overpass Manahan bahwa konflik serius
dominan dengan 63%, sedangkan konflik non-serius hanya terdapat 37%. Pada
simpang tak bersinyal flyover Manahan memiliki jumlah gap yang aman dan
selamat untuk dapat bergabung dengan arus lalu lintas dengan aman sebesar 39%
dengan peluang aman 1 banding 6.
Adapun saran yang menjadi masukkan adalah dengan menambahkan beberapa
perlengkapan jalan, rambu pemyempitan, mengubah arus lalu lintas overpass
Manahan menjadi satu arah, dengan ditambahkan rambu-rambu yang dibutuhkan.