Abstract :
Kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalahkondisi jalan. Dalam upaya meminimalisir kecelakaan, pencegahan dapatdilakukan dengan peningkatan keselamatan melalui perbaikan desain geometrijalan. Penelitian ini menggunakan metode Accident Modification Factors (AMF)untuk memprediksi frekuensi kecelakaan yang diakibatkan oleh desain geometrijalan. Dari hasil perhitungan prediksi kecelakaan menggunakan Safety
Performance Functions (SPF) dan Empirical Bayes (EB), menghasilkan nilai
efektifitas keselamatan sebesar 2% untuk kondisi eksisting geometri jalan.Pemodelan prediksi kecelakaan juga dilakukan melalui uji Generalized Poisson
Regression (GPR) guna mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap
kecelakaan. Dari hasil pemodelan prediksi kecelakaan diketahui faktor geometri
jalan yang paling berkontribusi terhadap kecelakaan di Jl. Mastrip KM 6-7 adalahlebar lajur serta lebar dan jenis bahu. Semakin lebar lajur maka resikokecelakaan akan semakin meningkat. Lebar bahu yang tidak sesuai standardengan jenis permukaan yang tidak diperkeras juga dapat meningkatkan resikokecelakaan.