Abstract :
Keselamatan berkendara merupakan salah satu masalah yang selalu mendapat
perhatian serius di setiap negara. Di negara Indonesia sendiri masih banyak
terjadinya pelanggaran. Pelanggaran yang sering terlihat yaitu pelanggaran lalu
lintas di simpang seperti tidak memakai helm, tidak menyalakan lampu saat siang
hari, berhenti melebihi batas stopline, tidak memakai sabuk pengaman bagi
pengguna roda empat dan lain sebagainya. Oleh karena itu saat ini sudah ada
inovasi baru guna memantau pelanggaran-pelanggaran tersebut yaitu dengan
media Area Traffic Control System (ATCS) yang dilengkapi dengan fitur tambahan
yaitu voice announcer yang berguna untuk memberikan teguran kepada pelanggar
dan memberikan gimbauan pesan keselamatan lalu lintas. Penelitian ini dibuat
guna mengetahui ke efektivitasan penggunaan voice announcer ATCS untuk
mengurangi angka pelanggaran di simpang bersinyal. Metode penelitian yang
digunakan yaitu observasi atau pengamatan langsung di lapangan. Penelitian ini
dilakukan di Simpang Empat Alun-alun Kabupaten Sragen. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan pengumpulan data primer dan sekunder yang kemudian
akan dianalisis menggunakan uji reliabilitas, uji normalitas dan uji two way anova.
Dari hasil analisis tersebut, terdapat perbedaan atau penurunan pelanggaran lalu
lintas di simpang yang signifikan dengan hasil pelanggaran sebelum dan sesudah
diketahui nilai Sig. 0,001<0,05 maka dengan begitu dapat disimpulkan bahwa
penggunaan voice announcer ATCS terbukti efektif untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas di simpang bersinyal.