Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
CAHYANINGTYAS, MEILISA INDI
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2023-12-04 08:20:17
Abstract :
PT. Samator Cabang Gresik Jawa Timur merupakan salah satu
perusahaan yang bergerak di bidang pengelolahan gas yang tergolong pada
barang berbahaya dan beracun (B3), dimana perusahaan ini menyediakan
jasa pengelolahan, pengangkutan dan pendistribusian gas asetilena, gas
oksigen, gas nitrogen, gas argon, gas karbondiksida, gas hidrogen dan gas
campuran atau mixed gas, macam-macam gas ini termasuk dalam golongan
bahan berbahaya dan beracun (B3).
Proses pengangkutan barang berbahaya dan beracun (B3) harus
mendapatkan penanganan yang tepat, hal ini dikarenakan dapat
menimbulkan kondisi yang tidak aman yang dapat berdampak buruk
terhadap tenaga kerja, lingkungan, dan masyarakat apabila terjadi ledakan,
keracunan, dan kebakaran. Dalam proses pengangkutan bahan berbahaya
dan beracun membutuhkan pengemudi yang berkompeten dalam
pengetahuan, keterampilan, dan perilaku pengemudi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengetahuan,
keterampilan, dan perilaku pengemudi saat mengemudikan kendaraan
pengangkut bahan berbahaya dan beracun (B3). Metode yang digunakan
adalah metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), metode ini
digunakan untuk menganalisis potensi kegagalan, dan efek apa yang akan
ditimbulkan dari kegagalan, serta aksi penanganan masalah tersebut.
Berdasarkan metode tersebut dihasilkan nilai Risk Priority Number (RPN)
tertinggi pertama yaitu indikator pengetahuan pengemudi karena kurang
mengetahui SOP mengemudikan kendaraan pengangkut bahan berbahaya
dan beracun (B3), nilai RPN tertinggi kedua pada indikator keterampilan item
usia dimana terdapat pengemudi yang sudah melewati batas usia maksimal
yaitu 50 Tahun, dan nilai RPN tertinggi ketiga yaitu dari indikator
keterampilan pada item memiliki sertifikat kompetensi mengemudi
kendaraan B3 dimana didapatkan lima pengemudi yang tidak memiliki setrifikat kompetensi mengemudi kendaraan B3.