Abstract :
Jumlah kecelakaan di Kabupaten Klaten dari periode tahun 2018-2020
terdiri dari 5967 korban dengan klasifikasi 484 korban meninggal dunia, 14 korban
luka berat, dan 5467 korban luka ringan. Sistem pengolahan data masih bersifat
statis dan data kecelakaan banyak yang hilang atau terpisah. Hal tersebut
berpengaruh pada pihak berwajib dalam menentukan titik rawan kecelakaan
dikarenakan data yang tidak lengkap dan informasi yang tidak akurat sehingga
diperlukan Pemetaan titik rawan kecelakaan Kabupaten Klaten berbasis webgis.
Penentuan titik rawan kecelakaan lalu lintas menggunakan data sekunder
berupa data kecelakaan periode tahun 2018-2020 yang diperoleh dari Kepolisian
Resor Klaten ini diolah menggunakan metode Cummulative Sumary (Cusum)
dengan hasil 6 titik rawan kecelakaan di Kabupaten Klaten tertinggi lalu data
tersebut dituangkan dalam bentuk webgis yang dirancang menggunakan metode
waterfall dengan memanfaatkan beberapa software pendukung seperti xampp,
notepad++ dan framework boostrap. Uji usability digunakan untuk mengetahui
kegunaan webgis ini berdasarkan penilaian pengguna.
Pemetaan titik rawan kecelakaan kabupaten klaten ini diuji coba oleh
pengguna yaitu pegawai dinas perhubungan, masyarakat, mahasiswa dan pelajar dengan hasil webgis dapat berfungsi, dapat diterima dan memiliki kualitas luar biasa dengan skala B yang dibuktikan dengan hasil dari uji usability dengan ratarata nilai SUS responden sebesar 81,8636.