DETAIL DOCUMENT
USULAN PERBAIKAN INTERVAL WAKTU PENGGANTIAN KOPLING PADA BUS PERUM PPD DEPO CAWANG DENGAN METODE AGE REPLACEMENT
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
MAGHFIROH, SUCI
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2023-12-06 07:01:57 
Abstract :
Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta yang diatur didalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 32 tahun 1984 merupakan salah satu Perusahaan Umum yang didirikan oleh negara yang diberi wewenang sebagai penyelenggara pemberi layanan jasa angkutan umum penumpang yaitu bus. Perum PPD saat ini memiliki 6 Depo dan jumlah armada mencapai 849 dengan merk Hino MJERK8JSKF sebanyak 450 yang dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan kerjasama dengan PT. Transjakarta. Berbicara mengenai armada tentu tidak lepas dari sebuah kerusakan. Berdasarkan data yang telah diperoleh kerusakan paling banyak di setiap bus pada tiap Depo adalah kerusakan kopling sehingga kopling dikategorikan sebagai komponen kritis. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan interval waktu penggantian komponen kopling yang optimal. Selama periode 1 April 2016 hingga 31 April 2017 tiap armada mengalami 7 hingga 8 kerusakan kopling dengan jumlah armada di Depo Cawang sebanyak 55 armada. Sistem penggantian komponen kendaraan yang diterapkan di perusahaan ini belum sepenuhnya dilaksanakan secara terencana (preventive) ini dibuktikan dengan masih adanya kerusakan mendadak ketika kendaraan sedang beroperasi sehingga mengakibatkan hilangnya kesempatan produksi (opportunity cost). Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam penelitian ini akan dilakukan pengusulan penggantian kopling secara terencana dengan penentuan interval waktu penggantian optimum menggunakan model Age replacement. Berdasarkan pengolahan data dan pembahasan yang dilakukan diperoleh interval waktu penggantian optimum untuk kopling adalah 888 jam atau 37 hari. Penghematan ongkos penggantian yang diperoleh jika perusahaan menerapkan kebijakan penggantian berdasarkan usulan untuk kopling sebesar 10,56% atau Rp 108.878,- untuk setiap busnya. 
Institution Info

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan