Abstract :
Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta yang diatur didalam
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 32 tahun 1984 merupakan salah
satu Perusahaan Umum yang didirikan oleh negara yang diberi wewenang sebagai
penyelenggara pemberi layanan jasa angkutan umum penumpang yaitu bus. Perum
PPD saat ini memiliki 6 Depo dan jumlah armada mencapai 849 dengan merk Hino
MJERK8JSKF sebanyak 450 yang dimanfaatkan perusahaan untuk melakukan
kerjasama dengan PT. Transjakarta. Berbicara mengenai armada tentu tidak lepas
dari sebuah kerusakan. Berdasarkan data yang telah diperoleh kerusakan paling
banyak di setiap bus pada tiap Depo adalah kerusakan kopling sehingga kopling
dikategorikan sebagai komponen kritis. Tujuan dari penelitian ini untuk
mendapatkan interval waktu penggantian komponen kopling yang optimal.
Selama periode 1 April 2016 hingga 31 April 2017 tiap armada mengalami
7 hingga 8 kerusakan kopling dengan jumlah armada di Depo Cawang sebanyak 55
armada. Sistem penggantian komponen kendaraan yang diterapkan di perusahaan
ini belum sepenuhnya dilaksanakan secara terencana (preventive) ini dibuktikan
dengan masih adanya kerusakan mendadak ketika kendaraan sedang beroperasi
sehingga mengakibatkan hilangnya kesempatan produksi (opportunity cost).
Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam penelitian ini akan dilakukan pengusulan
penggantian kopling secara terencana dengan penentuan interval waktu
penggantian optimum menggunakan model Age replacement.
Berdasarkan pengolahan data dan pembahasan yang dilakukan diperoleh
interval waktu penggantian optimum untuk kopling adalah 888 jam atau 37 hari.
Penghematan ongkos penggantian yang diperoleh jika perusahaan menerapkan kebijakan penggantian berdasarkan usulan untuk kopling sebesar 10,56% atau Rp 108.878,- untuk setiap busnya.