Abstract :
Simpang tiga prioritas yang terdapat APILL satu warna berfungsi untuk
memberikan kenyamanan untuk pejalan kaki. Lampu satu warna dengan warna
kuning atau Traffic Warning Light ditempatkan sebelum lokasi kemungkinan ada
bahaya. Artinya simpang tiga prioritas memberikan keamanan bagi pejalan kaki,
dan diharapakan mengurangi angka kecelakaan dan fatalitas.
Simpang tiga prioritas yang terdapat APILL satu warna salah satunya ada
di Kab. Klaten, pada komplek sekolah jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo. Untuk
mengetahui bagaimana kondisi eksisting simpang tiga prioritas maka dilakukan
penelitian dengan metode survei yang diharapkan data yang diperoleh dari survei
CTMC dapat menganalisis dan mengevaluasi kinerja simpang.
Dari hasil perhitungan kinerja simpang, diketahui simpang pritoritas
dengan APILL satu warna yang di bandingkan dengan simpang tanpa APILL satu
warna namun dengan karakteristik yang sama, memiliki perbedaan derajat
kejenuhan dan panjang peluang antrian yaitu 0,56 untuk Jalan Wahidin Sudiro
Husodo dan 0,42 untuk Jalan Bhayangkara. Panjang antrian pada Jalan Wahidin
Sudiro Husodo 13 ? 29 Meter pada jam sibuk dan Panjang antrian pada Jalan
Bhayangkara 8 ? 20 Meter pada jam sibuk. Artinya pada simpang dengan titik
jenuh yang lebih besar memiliki peluang kecelakaan yang lebih kecil dikarenakan
berpotensi terjadi antrian pada jam tertentu sehingga dapat mengurangi
kecepatan kendaraan.