Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
DACHLAN, TRIYADI BACHTIAR
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2024-07-02 01:14:23
Abstract :
Menurut data kecelakaan Kepolisian Resor Semarang tahun 2022, 85%
kecelakaan disebabkan oleh pelajar dan 60% kecelakaan tersebut disebabkan
oleh pelajar dibawah umur yang mengendarai kendaraan. Dinas Perhubungan
dan Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang berkolaborasi menyelenggarakan
angkutan bus sekolah untuk mengurangi jumlah kecelakaan yang terjadi di
Kabupaten Semarang. Terdapat 3 trayek yang dilayani oleh angkutan
tersebut, yaitu rute Ungaran Barat, rute Ungaran Timur, dan rute Bawen.
Tingginya minat masyarakat khususnya pelajar dalam mengunakan angkutan
bus sekolah tersebut tidak sebanding dengan kapasitas kendaraan yang
beroperasi sehingga penumpang merasa kurang nyaman dalam menggunakan
angkutan bus sekolah. Sehingga, dibutuhkan kajian penelitian guna untuk
mengevaluasi kinerja pelayanan operasional angkutan bus sekolah di
Kabupaten Semarang. Perhitungan dan analisis data dalam penelitian ini
menggunakan standar kinerja angkutan umum menurut PM 29 Tahun 2015
Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 98
Tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang Dengan Kendaraan
Bermotor Umum Dalam Trayek dan SK Direktorat Jenderal Perhubungan Darat
nomor 687 Tahun 2002 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan
Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap dan Teratur.
Dari analisis data yang telah dilakukan, terdapat indikator yang perlu
ditingkatkan yaitu faktor muat (load factor) dengan rekomendasi yang dapat
diberikan berupa penambahan jumlah armada berdasarkan analisis
permintaan aktual dan potensial dari pengguna angkutan bus sekolah
sehingga menghasilkan sistem operasional angkutan bus sekolah yang baru
dengan keluaran penjadwalan keberangkatan dan penjemputan pelajar.