DETAIL DOCUMENT
IDENTIFIKASI KEBOCORAN PADA SISTEM REM PNEUMATIK DENGAN METODE SIGNAL PROCESSING
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
LAZUARDI, WILDAN SURYA
Subject
QC Physics 
Datestamp
2024-07-16 01:36:42 
Abstract :
Di Indonesia, kecelakaan bus dan truk akibat kegagalan sistem pengereman memiliki tingkat fatalitas yang tinggi, terutama disebabkan oleh kebocoran pada sistem rem pneumatik yang mengakibatkan penurunan tekanan udara secara signifikan. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi luas penampang kebocoran terhadap dinamika tekanan dalam sistem rem pneumatik, dengan tekanan awal 4 bar dan 6 bar. Analisis statistik deskriptif dilakukan pada pengukuran tekanan untuk luas penampang kebocoran 0.00000019625 m2, 0.000000785 m2, 0.00000314 m2, 0.000007065 m2, dan 0.00001256 m2, menunjukkan hubungan langsung antara ukuran kebocoran dan tekanan rata-rata yang dicatat. Analisis skewness menunjukkan bahwa kebocoran yang lebih kecil menghasilkan distribusi data yang condong ke arah positif, sedangkan kebocoran yang lebih besar menyebabkan skewness negatif. PDF (Probability Density Function) dari tekanan menunjukkan perubahan distribusi yang signifikan dengan bertambahnya luas penampang kebocoran. Untuk menentukan ambang batas kebocoran yang dapat diantisipasi oleh sistem rem, laju penurunan tekanan akibat kebocoran dibandingkan dengan laju pengisian udara bertekanan oleh kompresor. Penelitian ini menegaskan bahwa kebocoran yang lebih besar secara signifikan mempengaruhi stabilitas tekanan, terutama pada tekanan awal yang lebih tinggi, menunjukkan sensitivitas sistem yang lebih tinggi terhadap ukuran kebocoran di bawah tekanan operasional yang berbeda. 
Institution Info

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan