Abstract :
Kampas rem merupakan bagian kendaraan bermotor yang berfungsi untuk memperlambat dan menghentikan kendaraan. Kampas rem seringkali terbuat dari bahan asbes dengan penambahan unsur lainya seperti SIC, Mn atau Co. Pada
penelitian ini penulis berusaha mencari bahan alternatif yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan industri kampas rem dengan harga yang murah dan tetap berpatokan pada standarisasi kampas rem yang ditetapkan. Penulis
menggunkanan serbuk kayu ulin dan cangkang kerang darah sebagai bahan, Penilaian pengujian ini hanya terfokus pada 4 poin yang terdapat pada standar kampas rem, yaitu: massa jenis, tingkat kekerasan, ketahanan panas, dan keausan. Persentase bahan telah ditentukan berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan. Dari hasil pengujian yang sudah dilakukan pada 3 sampel, nilai massa jenis tertinggi didapat pada sampel 1 dan nilai massa jenis terendah didapat pada
sampel 3. Tingkat keausan komposit berbanding lurus dengan tingkat keausannya, semakin keras komposit maka semakin rendah tingkat keausannya. Mengacu pada standar kampas rem tingkat keausan yang harus dimiliki kampas rem supaya
dikatakan layak untuk digunakan ada pada rentang angka 5 x 10-4 ? 5 x 10-3 mm2/kg, dengan kata lain kampas rem berbahan serbuk cangkang kerang dan serbuk kayu ulin belum layak untuk digunakan karena memiliki tingkat keausan yang cukup besar, Pada uji ketahanan panas dengan alat furnance selama 60 menit dengan suhu 360oC dihasilkan sampel 1 memenuhi standar, karena spesimen mengalami perubahan warna, sedangkan pada sampel 2 dan 3 mengalami perubahan tekstur yang signifikan.