Abstract :
Mayoritas Perusahaan bus masih menerapkan kebijakan perawatan yang bersifat reaktif sehingga berimplikasi terhadap kenaikan biaya perawatan kendaraan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan merancang usulan kebijakan preventive maintenance. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan metode Reliability Centered Maintenance (RCM). Studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini berada di PT. SAN Putra Sejahtera ? Solo dengan pengkhususan pada kendaraan tipe Scania. Temuan dalam penelitian ini terdapat 8 komponen yang terkategori komponen kritis yaitu komponen v-belt, tie rod, ting tong, stabilizer, kampas rem, brake chamber, slack adjuster dan air bellow. Sehingga, diusulkan jenis perawatan Time Directed (TD) dan Conditional Directed (CD) dengan interval kilometer perawatan yang bervariatif. Sehingga, hasil temuan ini bisa menjadi masukan untuk penjadwalan sistem pemeliharaan dan perawatan kendaraan yang lebih efisien dan efektif.