Abstract :
Transportasi modern kini digunakan untuk memenuhi kebutuhan pergerakan manusia, sehingga berjalan kaki lebih sering digunakan untuk jarak pendek meski dianggap berisiko tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai indeks kelayakan berjalan dan persepsi pejalan kaki terhadap kelayakan berjalan kaki serta dilakukan analisis potensi bahaya sehingga dapat dirumuskan rekomendasi berdasarkan analisis yang telah dilakukan. Analisis rekomendasi fasilitas pejalan kaki menggunakan nilai indeks kelayakan berjalan hasil observasi lapangan dan penilaian persepsi pengguna fasilitas pejalan kaki. Hasil analisis indeks kelayakan berjalan satu ruas jalan berdasarkan observasi peneliti diketahui masih kurang memadai dengan nilai 48,57. Analisis persepsi pengguna terhadap indeks kelayakan berjalan fasilitas pejalan kaki memiliki penilaian yang hampir sama dengan nilai 48,54 masuk kategori kurang memadai. Beberapa parameter yang menyumbangkan penilaian rendah yaitu infrastruktur penunjang pejalan kaki berkebutuhan khusus, kondisi jalur pejalan kaki dengan moda lainnya, penghalang, serta ketersedian dan kondisi penyeberangan. Hasil analisis HIRA didapati 22 hazard dengan persentase risk level moderate 64%, risk level high 32%, dan risk level extreme memiliki persentase 4%. Dari hasil analisis mendapatkan usulan rekomendasi perbaikan fasilitas pejalan kaki yaitu perbaikan guiding block, penambahan bollard pada akses masuk sisi jalan yang ramah disabilitas, pengadaan fasilitas penyeberangan yang memadai berupa zebra cross serta perlengkapan penunjang keselamatan penyeberang jalan, dan menghilangkan penghalang yang menutupi lebar efektif berjalan bagi pejalan kaki.
Kata kunci : Berjalan Kaki, Indeks Kelayakan Berjalan, persepsi