Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
HANDAYANI, SOVI AULIA DWI
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2024-07-26 07:30:18
Abstract :
Bahan bakar solar merupakan kandungan belerang dengan kadar yang tinggi
dengan cairan yang mudah terbakar yang digunakan sebagai bahan bakar kendaraan
motor diesel. Di Indonesia ada beberapa jenis bahan bakar yaitu Biosolar B30. Dexlite
B30, Pertamina Dex, Shell V-Power Diesel, dan Shell Diesel Extra. Kelima bahan bakar
tersebut memiliki sifat dan angka setana atau cetane number (CN) yang berbeda.
Dalam kendaraan mesin diesel terbagi menjadi 2 jenis pembakaran yaitu mesin diesel
konvensional dan mesin diesel common rail.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pada
uji pada kendaraan mesin diesel konvensional dan mesin diesel common rail
menggunakan alat uji Smoke Tester output yang dihasilkan nilai emisi gas buang
opasitas (%) dan Speedometer Tester digunakan sebagai penunjuk kecepatan
km/jam. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan bakar
terhadap emisi gas buang kendaraan mesin diesel.
Berdasarkan hasil analisis data Manova dengan aplikasi SPSS menunjukan
bahwa dalam penggunaan jenis bahan bakar terhadap emisi gas buang kendaraan
mesin diesel konvensional dan kendaraan mesin diesel common rail data yang
diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh perbedaan antara
penggunaan jenis bahan bakar kendaraan mesin diesel konvensional dengan
kendaraan mesin diesel common rail. Hasil pada kendaraan barang Mitsubishi Colt
L300 tahun 2016 mesin konvensional emisi gas buang total rata-rata lebih tinggi yaitu
38,49 sedangkan kendaraan barang Mitsubishi Colt L300 tahun 2022 mesin Common
rail hasil emisi gas buang total rata-rata lebih rendah yaitu 31,09%.
Kata kunci : Emisi Gas Buang, Bahan Bakar, Manova, Mesin Diesel
Konvensional, Mesin Diesel Common Rail