Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
PRABANDINI, AWANDA BRALIN
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery
Datestamp
2024-07-26 04:25:01
Abstract :
Kegagalan pengereman menjadi salah satu faktor utama penyebab
terjadinya kecelakaan terutama pada mobil barang. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh tekanan ban, kecepatan serta jenis permukaan jalan
terhadap jarak pengereman, yang dilakukan pada jalan aspal dan beton. pengujian
road test dapat menjadi alternatif untuk mengetahui hasil jarak pengereman.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mengetahui pengaruh
variabel bebas terhadap variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini
meliputi tekanan angin ban yang divariasikan 28 Psi,30 Psi dan 35 Psi. dengan
variasi kecepatan 35 Km/jam, 40 Km/jam dan 50 Km/jam. Variabel terikat pada
penelitian ini merupakan jarak pengereman dengan metode road test. Variabel
control pada penelitian ini adalah mobil mitshubitshi granmax type S401. Jarak
pengereman terpanjang dalam penelitian ini terjadi pada kecepatan tertinggi dan
tekanan ban tertinggi pada jalan beton. sedangkan jarak pengereman terpendek
terjadi pada kecepatan terendah dengan tekanan ban terendah pada jalan
aspal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan kendaraan dan tekanan
angin ban mempengaruhi jarak pengereman. Semakin besar variasi kecepatan dan
tekanan ban maka akan semakin Panjang jarak pengereman. Sebaliknya, semakin
sedikit variasi kecepatan dan tekanan angin ban, semakin pendek jarak
pengereman.