Abstract :
Purwokerto memiliki potensi kemacetan dikarenakan lonjakan jumlah kendaraan pribadi. Upaya dalam mengurangi kemacetan adalah dengan meningkatkan integrasi antarmoda transportasi publik. Integrasi antarmoda berupa keterhubungan transportasi umum di simpul transportasi. Salah satu simpul transportasi di Purwokerto adalah Stasiun Purwokerto. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi eksisting fasilitas integrasi antarmoda di Stasiun Purwokerto, menganalisis kinerja integrasi antarmoda di Stasiun Purwokerto dan menganalisis upaya peningkatan kinerja integrasi antarmoda pada Stasiun Purwokerto. Analisis kinerja integrasi antarmoda di Stasiun Purwokerto menggunakan metode Modal Interaction Matrix dan Trip Segment Analysis. Data yang digunakan adalah data hasil kuisioner dan data hasil survei jarak berjalan kaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja integrasi antarmoda di Stasiun Purwokerto berdasarkan metode Modal Interaction Matrix memiliki nilai -160 artinya buruk. Rekomendasi yang diberikan yaitu penyediaan pangkalan taksi dan titik jemput transportasi online, penyediaan fasilitas pejalan kaki menuju moda lanjutan angkutan umum, penyediaan fasilitas informasi dan reservasi moda taksi, penyediaan fasilitas informasi angkutan umum, pemindahan letak halte, pangkalan taksi dan titik jemput transportasi online serta penyediaan fasilitas cek in tiket menggunakan face recognition di pintu barat dan pintu timur bawah Stasiun Purwokerto.