Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
TARIHORAN, KEVIN CRISTIAN
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2024-08-11 02:42:51
Abstract :
Ban adalah komponen yang berkontak langsung dengan jalan kecendrungan kendaraan dalam hal menahan beban menyebabkan beban yang dihasilkan akan bertumpu pada tekanan angin yang ada pada ban, dimana tekanan angin sering berkurang secara perlahan tanpa kita disadari, yang menyebabkan daya cengkram
ban pada jalan akan semakin berkurang sehingga kurang maksimal nya pengereman yang dimiliki kendaraan, maka dari itu penyetelan tekanan ban dan pemilihan jenis ban sangat penting dilakukan untuk menjamin kualitas ban.Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.523/AJ.402/DRJD/2015 yang mengatur tentang penggunaan ban vulkanisir, disebutkan bahwa ban cadangan tidak boleh menggunakan ban vulkanisir dan penggunaan ban vulkanisir hanya boleh dilakukan pada sumbu dua kendaraan,
maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh ban vulkanisir dengan variasi tekanan angin terhadap efisiensi pengereman menggunakan uji static brake test dan road test. Untuk memperoleh data penelitian dilakukan metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi, dan analisis regresi linear sederhana untuk melihat seberapa besar perbedaan efisiensi pengereman pada ban orisinal dan ban vulkanisir dengan variasi tekanan angin, dimana pada
ban vulkanisir didapatkan hasil efisiensi pengereman dengan tekanan ban diatas standart pada uji static brake test sebesar 48,5% sedangkan uji road test sebesar 45,5%, pada tekanan ban dibawah standart pada uji static brake test sebesar 61,5% sedangkan uji road test 57,5%, dilihat dari perbedaan (R square) pada tabel hasil summary ban vulkanisir pengujian static brake test diperoleh angka korelasi sebesar 0.871, sedangkan pada uji road test diperoleh angka korelasi
sebesar 0.830