Abstract :
Terjadinya 4 kecelakaan di Perum DAMRi Cabang Yogyakarta didasari karena kurangnya penerapan fasilitas pemeliharan dan perbaikan kendaraan bermotor pada tahun 2023. Faktor kecelakaan yang terjadi karena ketidaksiapan pengemudi dan kendaraan untuk beroperasi. Memastikan kesiapan pengemudi dan kendaraan merupakan suatu syarat yang harus dilakukan setiap perusahaan transportasi. Pengecekan kendaraan sebelum beroperasi, pengecekan surat-surat kendaraan, dan kesiapan pengemudi termasuk dalam prosedur pengoperasian kendaraan pada elemen 4 Sistem Manajemen Keselamatan Angkutan Umum.
Penelitian ini menggunakan metode atau jenis penelitian mix methods atau penggabungan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan menganalisis data yang didapat dari pihak manajemen Perum DAMRI Cabang Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang di triangulasikan dengan hasil data kualitatif untuk membuktikan keabsahan hasil penelitian utama.
Berdasarkan hasil penelitian penerapan elemen 4 fasilitas pemeliharaan dan perbaikan kendaraan dikatakan baik namun belum optimal, disebabkan komponen yang ada masih belum memenuhi nilai 100% dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum. Perusahaan memiliki kendala dalam memenuhi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan pada elemen 4 fasilitas pemeliharaan dan perbaikan kendaraan yang belum berjalan optimal dan menjadi kendala terhadap kegiatan operasional di Perum DAMRI Cabang Yogyakarta.