Abstract :
Kota Pekalongan mencatat 518 kecelakaan selama periode tahun 2020-2023
dengan 124 korban meninggal dunia, 3 luka berat dan 523 luka ringan. Penelitian
ini fokus pada penentuan prioritas penanganan jalan di daerah rawan kecelakaan,
yaitu Jalan Gajah Mada, Jalan Jendral Sudirman, dan Jalan Dr. Sutomo,
menggunakan Metode Analisis Hirarki Proses (AHP) dan diagram Fishbone untuk
mengidentifikasi penyebab kecelakaan pada daerah rawan kecelakaan dimana
sebab kecelakaan tersebut menjadi kriteria dalam melakukan penanganan. Hasil
diagram Fishbone diperoleh faktor-faktor utama yang menyebabkan kecelakaan
adalah tidak tertib, lengah, kecepatan tinggi, serta kondisi buruk marka jalan,
rambu lalu lintas, dan perkerasan jalan. Metode AHP digunakan untuk menentukan
prioritas dari berbagai kriteria yang mempengaruhi kecelakaan. Hasil penilaian AHP
menunjukan prioritas penanganan pada jalan Gajah Mada adalah kecepatan tinggi
dengan nilai bobot sebesar 0,046, kondisi rambu nilai bobot sebesar 0,040, dan
rigid pavement nilai bobot sebesar 0,066. Jalan Dr. Sutomo prioritas
penanganannya adalah tidak tertib dengan nilai bobot sebesar 0,068, kondisi
marka nilai bobot sebesar 0,051, dan hot rolled sheet nilai bobot 0,067. Kemudian
jalan Jendral Sudirman prioritas penanganannya adalah lengah 0,050, kondisi
rambu nilai bobot 0,045, dan hot rolled sheet nilai bobot 0,054.