Abstract :
Kecelakaan lalu lintas di Indonesia terus meningkat setiap tahun, dengan
kelompok usia 15-29 tahun, terutama siswa Sekolah Menengah Atas (SMA),
menjadi korban terbanyak. Di SMA Negeri 1 Teras, Boyolali, rendahnya disiplin
berlalu lintas di kalangan siswa meningkatkan risiko kecelakaan. Belum adanya
penyuluhan terkait disiplin berlalu lintas yang dilakukan oleh pihak sekolah dan
pembuatan media yang mampu meningkatkan pemahaman disiplin berlalu lintas.
Penelitian ini bertujuan merancang media penyuluhan disiplin berlalu lintas
berbasis teknologi virtual reality yang ditujukan untuk siswa SMA. Teknologi ini
diharapkan dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang imersif dan
interaktif, sehingga mempermudah siswa memahami dan menginternalisasi
konsep disiplin berlalu lintas.
Metode penelitian yang digunakan adalah model ADDIE, dimulai dari
analisis kebutuhan ( Analysis), perancangan storyboard (Design), produksi video
(Development), Implementasi kepada siswa SMA ( Implementation), dan evaluasi
efektivitas media yang telah dikembangkan (Evaluation).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi oleh ahli yaitu ahli
materi materi nilai 80, ahli media nilai 94 dan, ahli pendidikan nilai 90. Dengan
hasil tersebut menunjukan bahwa media Virtual reality disiplin berlalu lintas
mampu menjadi media dengan pemanfaatan teknologi yang memiliki dampak yang
signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya disiplin
berlalu lintas. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata hasil posttest
sebesar 15% dibandingkan dengan hasil pretest. Virtual reality terbukti efektif
tidak hanya sebagai media pembelajaran yang menarik dan interaktif, tetapi juga
sebagai alat yang mampu membantu siswa memahami dan menerapkan prinsipprinsip
disiplin
berlalu
lintas
dalam
kehidupan
sehari-hari.