Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
PANULUH, NURANISA DWIODIVA
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2024-08-19 07:43:13
Abstract :
Kawasan alun-alun Wates merupakan area yang sering dikunjungi oleh pesepeda. Namun, keberadaan pesepeda yang bercampur dengan kendaraan bermotor serta kurangnya fasilitas pendukung seperti rambu dan marka khusus menyebabkan kenyamanan dan keamanan pesepeda kurang terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pergerakan eksisting para pesepeda, menentukan rute terbaik menuju alun-alun Wates, dan merancang lajur sepeda yang aman dan nyaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran kuesioner, Simple Additive Weighting (SAW) dan desain lajur sepeda berdasarkan pedoman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tarikan tertinggi pesepeda berada di Dusun Kedungdowo. Berdasarkan metode SAW, rute terbaik menuju alun-alun Wates adalah sebagai berikut: Jalan Khudori dipasang jalur sepeda Tipe A dengan pemisah kereb ganda; Jalan Sutijab 1, 2, 3, dan Jalan Husada dipasang lajur sepeda Tipe C dengan pemisah marka pada dua arah jalan; Jalan Suparman dan Jalan Perwakilan 2 dipasang lajur sepeda Tipe C dengan pemisah marka satu pada lajur kiri satu arah; Jalan Moh Dawam 1 dipasang marka lajur berbagi kendaraan (Sharrow Marking) antara sepeda dengan kendaraan bermotor pada dua lajur; dan Jalan Brigjend Katamso dipasang lajur sepeda Tipe C dengan pemisah marka satu arah pada arah utara ke selatan, sedangkan arah selatan ke utara diberikan marka berbagi kendaraan (Sharrow Marking) antara sepeda dengan kendaraan bermotor.