Abstract :
Pada ruas Jalan Tol Surabaya ? Mojokerto banyak pengendara yang
melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Salah satu faktor penyebab
kecelakaan yaitu tidak sesuainya kecepatan kendaraan dengan batas maksimal
yang telah ditentukan. Semakin tinggi kecepatan kendaraan maka semakin tinggi
resiko jika terjadi kecelakaan. Dari permasalahan diatas menjadi dasar dilakukan
penelitian untuk mendapapatkan hasil data mengenai efektivitas speedcam untuk
mengurangi pelanggaran batas kecepatan. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk
melakukan penelitian dengan judul Efektivitas Speedcam Untuk Mengurangi
Pelanggararan Batas Kecepatan di Jalan Tol.
Pengambilan data dilakukan dengan survei data primer dan data sekunder.
Metode penelitian ini menggunakan kecepatan rata ? rata kecepatan kendaraan,
tingkat fatalitas dan efektivitas speedcam untuk mengurangi pelanggaran batas
kecepatan di jalan Tol Surabaya ? Mojokerto. Untuk menganalisis penelitian ini
menggunakan aplikasi Microsoft Excel 2010.
Kecepatan kendaraan golongan 1 sebelum melintasi speedcam memiliki
kecepatan paling tinggi 166 km/jam dan kecepatan paling terendah yaitu 62
km/jam. Kecepatan golongan 1 setelah melintasi speedcam memiliki kecepatan
paling tinggi 145 km/jam dan kecepatan paling rendah 61 km/jam. Kecepatan
eksisting kendaraan golongan 1 dari jumlah sampel kendaraan. Perhitungan
tingkat fatalitas dari tahun 2018 - 2021 menunjukan bahwa seksi yang memiliki
tingkat fatalitas tertinggi yaitu Seksi IV Krian ? Penompo pada jalur A yaitu 2,87
dan pada jalur B yaitu Seksi I Waru ? Waru Gunung yaitu 0,74. Dari hasil analisis
dapat dilihat bahwa nilai N Gain rata ? rata yaitu 0.3 ? 0.31 ?0.7 yang mana
dapat dikategorikan Sedang dan nilai N Gain dalam persentase yaitu 40% yang
mana dapat ditafsirkan Kurang Efektif.
Kata kunci: Kecepatan, Speedcam, Jalan Tol Surabaya ? Mojokerto, Uji N Gain,
Efektivitas Speedcam