Abstract :
Banyaknya pelanggaran kendaraan wajib uji, membuat perlu adanya integrasi data antara jembatan timbang dengan pengujian kendaraan bermotor, dalam penilitian ini membahas rancangan website integrasi data tilang dan uji kendaraan serta melihat seberapa efektifnya pengimplementasian webiste guna mengurangi penggunaan surat keterangan hilang sebagai pengganti sertifikat lulus uji/ smart card saat kendaraan terkena tilang di jembatan timbang dan ingin menerbitkan setifikat lulus uji/ smart card baru pada pengujian kendaraan bermotor. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model Mantap (Lima Tahap). Model Mantap (Lima Tahap) terdiri dari tahap penelitian pendahuluan, pengembangan model, validasi model, uji efektivitas dan diseminasi website. Hasil pengimplementasian website integrasi menunjukan adanya perbedaan pemecahan masalah, dengan menggunakan website integrasi data kendaraan yang masuk baik di jembatan timbang maupun pengujian kendaraan bermotor dapat terverifikasi, yang sebelumnya tidak dapat terverifikasi karena tidak adanya data base, hasil uji efektivitas website yang dilakukan dengan metode System Usability Scale (SUS) kepada responden nilai yang didapat sebesar 73,625 berada pada rentang indeks C (rentang 70-80). Dengan adanya hasil impelmentasi dan uji keefektivitas menunjukan bahwa website integrasi data tilang dan uji layak dan dapat mengurangi penggunaan surat keterangan hilang.