Abstract :
Perkembangan teknologi semakin pesat di era industri 4.0 ini terutama
dalam bidang IT. Hal ini akan meningkatkan efektivitas waktu dan juga
transparansi apabila diterapkan pada pelayanan uji ulang di UPTD PKB Kota
Madiun. Setelah dilakukan observasi selama 3 bulan, terdapat beberapa kendala
yang menyebabkan proses pelayanan uji ulang terhambat antara lain proses cetak
atau penerbitan Surat Keterangan Tidak Lulus (SKTL) yang masih menggunakan
kertas dan input alasan penolakan membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga
mengakibatkan penumpukan antrian pada loket cetak hasil uji. Metode penelian
ini menggunakan Research & Development yaitu dengan menghasilkan produk
tertentu (berupa, aplikasi) serta menilai kegunaan suatu produk tersebut
menggunakan metode Research & Development yaitu dengan menghasilkan
produk tertentu (berupa, aplikasi) serta menilai kegunaan suatu produk tersebut
Research & Development yaitu dengan menghasilkan produk tertentu (berupa,
aplikasi) serta menilai kegunaan suatu produk tersebut dengan menggunakan
metode System Usability Scale (SUS ). Berdasarkan penelitian ini dihasilkan produk
aplikasi SI UJANG yang dapat digunakan dalam proses pelayanan uji ulang
terutama dalam penerbitan Surat Keterangan Tidak Lulus (SKTL) elektronik yang
dapat diakses oleh pemohon tanpa menunggu antrian di loket cetak hasil uji.
Aplikasi ini juga dapat menampilkan item yang menjadi alasan penolakan serta
bengkel rekomendasi. Kemudian penulis melakukan penilaian tes kegunaan atau
usability dengan responden yang terdiri dari 12 penguji dan 30 pemohon yang
mendapatkan skor akhir 80 dengan kesimpulan aplikasi SI UJANG layak digunakan
di UPTD PKB Kota Madiun.