Abstract :
Banyak kecelakaan yang terjadi di Indonesia, salah satu faktor yang
menyebabkan kecelakaan adalah dari kendaraan itu sendiri. Hal ini bisa disebabkan
karena kelalaian pemilik kendaraan yang kurang memperhatikan beban muatan
yang di angkut kendaraan pada saat dijalan raya dan kurangnya pemahaman
pengemudi tentang penggunaan sistem rem, sehingga terjadi gesekan yang
berlebihan antara kampas rem dan tromol. Akibatnya terjadi rem blong atau
kegagalan fungsi rem pada kendaraan itu sendiri. Kondisi ini sangat berpotensi
menimbulkan kecelakaan yang fatal, khususnya kendaraan dengan beban
pengereman yang tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh
penambahan variasi suhu kerja rem dan penambahan variasi beban angkut
terhadap efisiensi pengereman dengan alat uji brake tester.
Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode penelitian eksperimen.
Metode ini digunakan untuk mengetahui pengaruh penambahan suhu kerja rem
serta pengaruh penambahan beban angkut terhadap efisiensi rem utama pada
kendaran barang. Metode ini bersifat penelitian eksperimental untuk mencoba
sesuatu dan mengetahui sebab akibat dari suatu perlakuan.
Percobaan menggunakan variasi suhu kerja rem dari suhu 80°, 100°, dan
120° menunjukkan bahwa suhu rem mempengaruhi efisiensi pengereman, karena
suhu kerja rem yang tinggi (over heating) mengakibatkan sistem rem mengalami
fading, sehingga komponen yang berada di dalam tromol rem dapat mengalami
kerusakan. Percobaan dengan menggunakan variasi berbagai beban angkut dari
beban dibawah sampai lebih dari daya angkut menunjukkan bahwa beban angkut
mempengaruhi efisiensi pengereman kendaraan, karena beban angkut membuat
gaya pengereman bekerja lebih keras. Hasil dari percobaan pada saat suhu 120°
dan beban lebih dari daya angkut kendaraan, nilai efisiensi pengereman 34%
paling kecil dibawah ambang batas. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai
bahan sosialisasi bagi para pengemudi angkutan barang, mengenai pengetahuan
penggunaan sistem rem yang benar dan pengetahuan tata cara pemuatan barang
akan pentingnya pembatasan besar muatan untuk mencegah rem hilang kendali.