Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
DWI KARTIKA, RIZKY OKTAFIAN
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Datestamp
2022-08-16 07:23:23
Abstract :
Data menunjukkan bahwa 80 persen kecelakaan angkutan penumpang maupun amgkutan barang terjadi akibat pecah ban kendaraan dan kegagalan dalam sistem pengereman. Salah satu penyebab terjadinya pecah ban dan kegagalan sistem pengereman adalah kondisi kedalaman alur ban yang tipis. Kedalaman alur yang tipis akan berakibat kurangnya daya cengkram ban terhadap pengereman di jalan. Pihak produksi ban terus melakukan perkembangan ban dengan cara membuat alur tapak kembang ban yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dan perbedaan hasil uji efisiensi rem pada alur tapak kembang ban jenis rib dan block ditinjau dari kedalaman yang berbeda.
Penelitian ini merupakan Penelitian eksperimen untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari alur tapak kembang jenis rib dan block dengan variasi kedalaman alur 6 mm, 2 mm, 1 mm terhadap hasil efisiensi rem pada brake tester, selanjutnya data yang didapatkan diolah dengan menggunakan aplikasi JASP atau SPSS dan dipaparkan dalam bentuk grafik.
Didapatkan hasil pengujian efisiensi rem pada tapak kembang jenis rib dengan kondisi kedalaman alur 6 mm yaitu 65,20%, 2 mm yaitu 42,20%, 1 mm yaitu 23,20%. Hasil efisiensi rem pada tapak kembang jenis block dengan kondisi kedalaman alur 6 mm yaitu 66,80%, 2 mm yaitu 46,20%, 1 mm yaitu 25,80%. Pada penelitian ini didapatkan perbedaan hasil efisiensi rem jenis rib dan block kondisi kedalaman alur 6 mm sebesar 1,30% lebih bagus block, kondisi 2mm sebesar 4,00% lebih bagus block, dan kondisi 1mm sebesar 2,60% lebih bagus block.